5 Komentar

4 Tips merawat flashdisk agar awet

Tanpa babibu ini dia tips-nya :

Pertama, jangan menyimpan flash disk berdekatan dengan benda yang mengandung magnet besar, seperti telepon seluler dan TV. Gelombang elektromagnetik dari dua perkakas itu dapat merusak flash disk. Karena itu, sebaiknya jangan menyimpan flash disk dan ponsel dalam satu tas. Begitu juga sesampainya di rumah, jangan letakkan barang tersebut di dekat TV.

Kedua, hindari flash disk Anda dari musuh-musuhnya. Musuh terbesar adalah air. Memang beberapa perusahaan mengklaim produknya anti-air, sebaiknya jangan mencoba-coba dengan musuh yang satu ini. Maklum, air mampu melenyapkan data dalam flash disk Anda.

Musuh lainnya adalah virus. Penyakit digital ini menular jika Anda sering mengambil data dari Internet atau komputer orang lain melalui flash disk. Virus yang masuk bakal merusak data yang tersimpan. Bisa jadi flash disk Anda yang lama terserang virus ganas sehingga file-nya tidak terbaca lagi. Karena itu, seringlah memindai ulang flash disk dengan antivirus terbaru.

Ketiga, gunakan flash disk dengan benar. Kadang-kadang kita mencabut begitu saja perkakas ini dari port USB komputer. Padahal, cara semacam ini mempengaruhi data-data yang tersimpan. Sebaiknya, ikuti prosedur yang ada dengan melakukan proses stop atau eject terlebih dulu. Setelah itu baru mencabutnya. Kerap kali proses stop begitu sulit. Boleh jadi Anda belum menutup semua file dalam flash disk yang sedang digunakan.

Anda bisa menggunakan program tambahan untuk membantu proses yang satu ini, kadang flashdisk suka ngotot ga mau di safely remove, silahkan coba program USB Safely Remove dari safelyremove.com download disini .

Keempat, simpan flash disk jauh dari sengatan langsung sinar matahari. Hindari perkakas penting ini dari benturan keras atau terjatuh. Terakhir, jangan lupa menutup soketnya andaikata flash disk sedang tidak digunakan. Jika aneka tip ini Anda ikuti, mudah-mudahan flash disk jadi awet. [Koran Tempo]

5 comments on “4 Tips merawat flashdisk agar awet

  1. kalau dicemplungin ke air sih berarti aneha banget ya orangnya… he he he

  2. Pada dasarnya, proses pencabutan flash disk tidak harus didahului dengan proses stop atau eject, karena secara default os windows removal policy -nya menggunakan quick removal, atau dengan kata lain, kita bisa mencabut flash disk safely tanpa harus didahului dengan proses stop atau eject. Ya walaupun terkadang kita sering kali kehilangan data yang kita save ke flash disk kita, dikarenakan (asumsi) mencabut flash disk tanpa proses stop atau eject.

    Based on my experience n it could be wrong, penyebab utama hilangnya data atau rusaknya data yang kita save di flash disk, disebabkan oleh “jelek”nya kualitas port usb.

    Hehehehe … just my opinion yak😀
    Btw, Mas Muslim pa kabar? Lama ga ktemu,hihihihi …

  3. Thanks for the information. Ojo lali mampir gan ke gubug reotku yah.

Menurut anda bacaan ini bermanfaat? Ada tambahan? Atau mungkin mencari jawaban lain? Tulis disini Ok (:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: