7 Komentar

Antara Evolusi dan tersesat dalam fenomena ilusi Evolusi

Apa bedanya ‘manusia-manusia’ purba dengan ‘manusia-manusia’ yang hidup sekarang? lebih beradab? apa itu beradab?

Apakah karena ‘manusia’ dahulu telanjang, dan hanya mengetahui bagaimana berburu dan bercocok tanam? sedangkan ‘manusia’ sekarang berdasi, dan menciptakan istilah-istilah dari interaksinya sendiri sehingga tampak intelek? lantas mereka pantas menyandang keberadaban.

Old man by Mara Damian

Old Man by Mara Damian | http://maradamian.deviantart.com

Jika dilihat Trend yang sedang berkembang dan akan terus berkembang, dari zaman manusia mulai mencipta teknologi hingga sekarang, teknologi memberikan kemampuan bagi ‘manusia’ untuk menguras Alam dengan kecepatan dan daya angkut (baca:daya rusak) yang semakin meningkat

‘Manusia’, mereka bermukim lalu menghabiskan sumber daya alam di tempat itu hingga tak tersisa lagi, lalu mereka pindah ke tempat lain dan mereka habiskan lagi, hingga setiap tempat yang mereka injak menjadi layu bahkan mati. Ada sebuah organisme yang memiliki pola yang sama, Virus.

Jika kutipan diatas tidak benar, maka daerah mana yang menjadi lebih baik ketika ‘manusia’ tinggal didalamnya ketimbang sebelum mereka menjejakan kaki pertama kali ditempat itu?

Apakah daerah tersebut menjadi semakin sejuk? sumber airnya semakin melimpah? Udaranya bebas polusi?

Alam memiliki sistem keseimbangan hidup-nya sendiri, ketika ada tumbuhan atau hewan yang mati, bangkainya tetap bermanfaat bagi yang lain, sebagian menyuburkan tanah, sebagian menjadi makanan organisme renik penjaga keseimbangan udara dan tanah.

Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, mereka hanya berubah bentuk.

Keberadaan manusia, mengguncang keseimbangan tersebut, jika dilihat peta besarnya, memang masuk akal jika kiamat terjadi. ‘Manusia’ dengan segala kebutuhannya mengkonsumsi alam sekitar secara membabi buta,Seandainya sekarang ada program CSR (Coorporate Social Responsibility) yang diwajibkan oleh pemerintah kepada perusahaan-perusahaan untuk supaya keberadaan mereka yang menguras hasil alam, menjadi bermanfaat tidak hanya bagi investor namun juga masyarakat sekitar dan alam sekitar. Hal tersebut tidak akan bisa menghentikan atau memperlambat pengrusakan dan pengurasan yang sedang terjadi.

Beberapa cara alam menyeimbangkan dirinya terhadap keberadaan dan sikap ‘manusia’ adalah bencana alam. Jika dilihat dengan bijak, bencana alam merupakan bentuk paling esensi dari sebuah kearifan lokal, sebuah penjaga keseimbangan. Jika ‘manusia’ tidak berusaha menjaga keseimbangan ini, maka alam yang akan mengambil alih.

Tidak jauh berbeda manusia dahulu dengan sekarang, jika mereka yang terdahulu memiliki pengetahuan dan teknologi seperti kita yang sekarang, perlakuan terhadap sesama dan alam akan sama.

Letak perbedaanya hanya pada daya rusaknya, ‘manusia-manusia’ sekarang memiliki kemampuan lebih dalam merusak keseimbangan alam ketimbang mereka yang terdahulu.

Lalu dimana nilai manusia? berubahkah dari dulu hingga sekarang? Apa yang membuat manusia lebih baik ketimbang manusia yang lain? Ucapannya kah? ucapan yang seperti apa?

Tulisannya ?

Perbuatanya kah? Perbuatan apa? Siapa yang paling diuntungkan dengan perbuatannya?

Bagian dari perkembangan pengetahuan ‘manusia’ adalah ia sudah mampu merekayasa (baca:memanipulasi) nilai-nilai dari manusia, membengkokannya sesuai dengan kebutuhannya.

Apakah anda sedang merasa menjadi ‘manusia’ yang bermanfaat? atau mungkin sedang berusaha menjadi ‘manusia’ yang bermanfaat?

Untuk siapa? siapa yang paling mendapatkan manfaat dari jerih payah yang anda usahakan? Anda sendiri? Perusahaan anda? Anak buah anda? Konsumen dari perusahaan anda? Masyarakat sekitar anda? Sejauh mana definisi manfaat yang ada di benak anda, menjadi manfaat yang nyata juga bagi mereka?

Silahkan berapologi.

~di tulis di fb Jumat, 13 Agustus, 2010  14:10WIB

7 comments on “Antara Evolusi dan tersesat dalam fenomena ilusi Evolusi

  1. manusia banyak yang hidup tanpa arah tujuan.

  2. Awesome Share Muslim🙂
    Mau merenungi artikel ini dulu nya dulu baru nanti ngasih komen lagi ya🙂

    Pengen posting di Blog tapi sedang Sibuk, malah ada beberapa koment temen-temen & Blogwalker yang ternyata terlewat/belum saya balas diantaranya malah koment yang sudah cukup lama ( jadi ngerasa bersalah, dan ga’ enak ya kalo dikira ga’ ngerespon/cuek) …
    BTW, mau bantu menulis artikel untuk Blog saya Muslim😉 ?

    • Thanks kang Ariko
      Ini juga salah satu dari tulisan lama saya, karena sekarang jatah libur sudah habis, belum bisa menyiapkan materi baru.

      Usulannya menarik kang Ariko, artikel apa kira-kira yang bisa saya bantu?🙂

      • Indonesia ini Cantik, Kaya, Menawan sekaligus Liar he he ( sungguh perpaduan yang menggoda untuk mengenalnya lebih jauh bukan😉 ). Jadi… gmana kalo muslim Sumbang Artikel mengenai Indahnya Indonesia ( salah satu wilayah / daerahnya )🙂 , hubungannya dengan Wisata dan boleh juga dimasukkan sedikit pesan mengenai Kelestarian Alam Negeri ini🙂
        Setidaknya kita bisa menikmati Elok & Menantangnya Alam Indonesia melalui Layar Komputer sekaligus berbagi Keprihatinan atas kerusakan alam yang makin meluas😦
        Waduh gimana ini …. ( saya ) yang minta tolong kok maunya banyak ya Muslim xixixi.

        Sudah disiapkan Ruang VIP khusus untuk menyambut Artikel nya🙂

        Tapi sebenernya sih saya percayakan sepenuhnya Pilihan Artikel yang Muslim berkenan untuk menyumbangkan / menitipkannya di Blog Kami Dari Semua🙂

        Terima Kasih Banyak sebelumnya …🙂

  3. Lebih destruktif, lebih pandai menguras, lebih cerdik mengolah.

    Sepertinya saya meski seekor manusia, tapi tidak “manusiawi”

    More like Satan?😈

  4. Intix sih cuman satu…Berburu Dolar (Baca:Rupiah)…
    Manusia Sekarang… Di tuan kan dgn uang, Segalax butuh uang, gak bisa hidup tanpa…
    buktinya sangat nyata, kan??

    Hingga memanfaatkan segala sumber daya yg ada (Berlomba-lomba menjadi penguasa/pemusnah) tanpa memikirkan kepentingan orang lain/org banyak.
    Bedanya dengan dulu, manusia hidup bukan untuk lebih mendapatkan kepuasan material dan non material, tapi gimana carax mereka bs menyambungkn hidup dengan cara mencari makan, hingga bercocok tanam secara brpindah-pindah…

    trima kasih udah berbagi untuk kami dan untuk semua….
    hanya sedikit dari kami yg masih peduli dgn peradaban dan perubahan zaman yg semakin gersang ini dan dgn perlakuan manusia saat ini melebihi perilaku binatang…
    semoga kita gak termasuk di dalamnya….^_^

    Mohon berbagi jg disini yah…
    http://norma07dp.wordpress.com/

    Wassalam.

Menurut anda bacaan ini bermanfaat? Ada tambahan? Atau mungkin mencari jawaban lain? Tulis disini Ok (:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: