Tinggalkan komentar

Project Alter Ego

Kira-kira 7 tahun yang lalu sekitar bulan November 2006 pertama kali saya mendaftarkan blog di platform blogging milik Google. Awalnya iseng saja sekedar ingin tahu apa sih blogging itu, trus gimana rasanya kalau punya blog. Akhirnya diputuskanlah menulis blog dalam bahasa Inggris namun membahas topik lokal yaitu ‘Bandung’ karena tinggal di Bandung, berbahasa Inggris biar sekalian latihan juga. Setelah melalui proses kontemplasi dan pemikiran berat selama 5 menit nama “Bandung View” pun muncul, dan setelah di cek di blogspot eitsss ternyata blum ada yang punya. Jadi resmi tahun 2006 di bulan November menajadi awal bandungview.blogspot.com mengudara (emang RRI..) di dunia maya.

Ide materinya adalah foto blogging tentang tempat-tempat di Bandung yang sudah pernah dikunjungi, dengan rasio konten 70% narasi dan sisanya gambar, supaya saling melengkapi. Postingan pertama tentang Saung Angklung Udjo karena kebetulan punya teman yang bekerja disana dan dia sering sekali promosi dan mengundang untuk datang ke SAU. Tulisannya dalam bahasa Inggris sederhana dan acak-acakan ha.ha.ha. Tidak lama setelah tulisan perdana itu muncul ada beberapa komentator (kayanonton bola ya..) asing yang bertanya tentang SAU, hal ini membuat saya berfikir ternyata informasi amatir (dengan bahasa Inggris preman) seperti ini saja bisa menarik pengunjung, apalaki kalau di-package dengan lebih manis. Postingan kedua tentang stasiun kereta api Bandung, alasannya salah satu gerbang masuk ke kota Bandung adalah stasiun, jadi sepertinya kebutuhan informasi mengenai stasiun kereta api cukup punya daya tarik.

Setelah dua postingan tersebut, perasaan bosan mulai datang dan akhirnya berhenti menulis. Ini nih penyakit inkonsistensi, melawan diri sendiri itu memang hal yang paling sulit. Setelah vakum sekitar 4 tahun pada tahun 2010 kegemaran mengambil gambar mulai muncul seiring dengan pembelian kamera Canon Ixus 120is yang dibeli setahun sebelumnya. Saya ingat tahun-tahun tersebut lagi booming trend pembelian kamera profesional SLR oleh anak muda dan anak tua. Namun saya lebih tertarik membeli kamera saku yang benar-benar nyaman untuk di-saku-in Canon seri Ixus merupakan kamera tertipis di zamannya yang mampu memberikan kualitas gambar yang natural. Kamera ini masih setia menemani hingga sekarang, semua foto di bandungview.blogspot.com diambil menggunakan Ixus 120 is dan diedit secara sederhana menggunakan Picasa, photo editor dari Google.

Canon Ixus 120is

Canon Ixus 120is

Alasan pertama

Awal tahun 2010 saya putuskan menulis dengan bahasa Indonesia, bahasa Inggris memang terdengar keren, tapi lebih keren lagi kalau bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan bangga. Niatnya mengulas tempat-tempat Bandung supaya generasi yang tekun dengan interaksi gadget, tau bahwa banyak tempat di Bandung yang bisa dikunjungi dan berinteraksi secara fisik supaya sehat raga dan berinteraksi secara sosial langsung tatap muka dengan pengunjung lainnya supaya sehat jiwa. Sesuai dengan pepatah waktu SD dulu ‘men sana in corpore sano’ Jiwa yang sehat ada di raga yang kuat.

Alasan kedua

Menulis merupakan pembuktian kepada diri sendiri bahwa konsistensi itu harus dijalani bukan dibayangkan. Tantangannya adalah topik penulisan mudah sekali membuat saya jenuh. Oleh karena itu saya ingin menulis lebih enjoy, bukan hanya enjoy secara pemikiran namun juga secara fisik. Dan sepertinya main ketempat-tempat yang hanya ada di Bandung lalu menuangkan pengalaman fisik tersebut kedalam sebuah tulisan sepertinya menyenangkan (dan ternyata memang menyenangkan). Jadi semua tempat yang diulas di Bandung View adalah tempat yang secara langsung saya kunjungi.

Project Alter Ego

Ketika kuliah umum di kampus tentang ‘Penulisan thesis dan jurnal’ yang dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Dermawan Wibisono, M.Eng salah satu hal yang menarik perhatian saya adalah intermezo beliau tentang otak kiri dan otak kanan. Beliau telah (kalau tidak salah) menulis 6 buku teknis dan untuk mengimbanginya beliau juga telah manulis 6 novel. Hal ini Beliau lakukan untuk menjaga keseimbangan penggunaan otak kiri dan kanan. Meskipun beliau seorang guru besar pembawaannya/keberadaannya tidaklah mengintimidasi mereka yang ada disekitar, saya lebih merasa berbincang santai bersama pak RT yang ramah namun sarat akan pengalaman hidup, mengajar tanpa menggurui! saya tidak tahu apakah sifat seperti itu pengaruh penggunaan otak kanan dan kiri yang seimbang, atau hasil didikan dan pengalaman beliau selama ini. Yang jelas saya putuskan untuk setuju dengan penggunaan otak yang seimbang antara belahan kanan dan kiri.

Dengan ide yang sama dari pak Der saya menuangkannya ke dalam kanvas yang berbeda ‘Blogging‘. Blog utama yang saya miliki adalah muslimpribadi.wordpress.com untuk mewakili otak kiri dan bandungview.blogspot.com sebagai media ekspresi otak kanan. Jika diblog ini sebisa mungkin penggunaan bahasanya baku, maka di blogspot lebih dengan gaya bahasa santai.

Ide tersebut masih terasa kurang, supaya lebih berbeda dari muslimpribadi saya putuskan menghidupkan sosok pemandu blog, munculah karakter Kang Ulin Wae. Kang yang dalam bahasa sunda berarti Mas dalam bahasa jawa atau Uda dalam bahasa sumatra dan Ulin Wae merupakan bahasa sunda dari ‘main ajah/terus’, Kang Ulin (panggilan) merupakan sosok pemuda tampan, mapan dan sopan berasal dari Bandung yang senang sekali jalan-jalan menyusuri kota Bandung, mendukung kota Bandung yang lebih nyaman untuk ditinggali, untuk berusaha, untuk belajar, dan untuk memupuk kreatifitas warga Bandung. Pengennya sekalian dengan wardrobe Sunda Tradisional juga, trus naik kerbau di sawah. ha.ha.

Moderen itu efektif, tapi tradisional itu terkadang lebih arif terhadap keberlangsungan alam sekitar dan masyarakatnya.

Kenapa Blogspot

Jika dibandingkan dari sisi kemudahan administrasi artikel dan fasilitas penulisan saya pasti lebih menyarankan WordPress, namun jika berbicara keleluasaan desain maka belum ada yang mengalahkan fasilitas gratis dari Blogspot. Saya bebas menuliskan kode-kode markup untuk mengubah bagian manapun dari halaman Blog. Untuk waktu dekat ini saya tidak akan membeli domain khusus untuk Bandung View, biarkan saja dengan embel-embel blogspot.

Statistik 2006-2013

Statistik 2006-2013

Statistik Bandung View mulai menanjak pada tahun 2010, karena pada tahun ini mulai terjadi penambahan dari 2 tulisan awal menjadi beberapa tulisan setiap bulannya. Untuk tulisan saya tidak menentukan target per minggunya harus berapa, namun saya menetapkan standar tulisan, sebuah tulisan haruslah bermanfaat, menyenangkan dan jika memungkinkan harus bisa mendidik juga.  Sejak 2010 hingga 2013 sudah ada 42 tulisan mengenai tempat-tempat di Bandung yang secara personal saya tulis sendiri. Dan lonjakan terjadi pada bulan Agustus 2013 ketika saya mencoba mengoptimalkan layout dengan tema baru, traffic pengunjung naik 2x lipat tanpa penambahan tulisan baru. Lonjakan ini juga disumbang dengan aktif di media sosial terutama twitter.

Posting pattern

Judulnya Bandung View jadi tulisannya juga tidak akan jauh-jauh dari kota Bandung dan view-nya, konsistensi topik dan tema tulisan merupakan salah satu hal yang saya jaga. Setiap artikelnya akan senantiasa dilengkapi dengan gambar yang diambil ditempat, alamat jelas jika ada, angkot yang lewat dan yang terpenting peta lokasi supaya mudah mencapainya. Meskipun menggunakan Blogspot setiap artikelnya akan menggunakan Structured Data Markup sehingga hasil penampilan di search engine Google menjadi lebih menarik. Coba saja search: “Gado-gado tengku angkasa” atau “Herb and spice bandung” di Google dan lihat perbedaannya dengan hasil yang lain.

Bandung View versi 2 2009-1 2011

Bandung View versi 2 (2009-2011)

Hingga tulisan ini dibuat pageview perharinya rata-rata 3500, paling tinggi mencapai 4200, mengingat tulisannya juga tidak terlalu banyak angka tersebut cukup untuk membuat saya tersenyum. Melihat dinamika angka tersebut memang menyenangkan, namun saya tidak ingin menjadikannya sebagai alasan saya menulis, saya menulis karena saya ingin menulis, statistik pengunjung dan iklan dihitung bonus saja (:

Kunjungi Bandung View di http://bandungview.blogspot.com
Follow twitternya @bandungview
Like laman FB-nya di http://facebook.com/bandungview
Intip board Pinterest-nya di http://pinterest.com/bandungview

Follow your passion, and success will follow -itu yang saya coba percayai sekarang.

Menurut anda bacaan ini bermanfaat? Ada tambahan? Atau mungkin mencari jawaban lain? Tulis disini Ok (:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: